Metode Baru Terapi Hipertensi

Author: hendri suryanto // Category:
Metode Baru Terapi Hipertensi
Tekanan darah tinggi tak mudah dikendalikan walau dengan obat kombinasi antihipertensi. Membiarkan tekanan darah tetap tinggi bukan tanpa risiko. Lonjakan tekanan darah terbukti mengganggu fungsi organ tubuh seperti otak, jantung, ginjal, dan mata. Para ahli menerapkan metode baru, denervasi renal.

Denervasi renal adalah cara invasif pengendalian tekanan darah dengan menumpulkan sinyal saraf di ginjal yang berperan penting dalam pelonjakan tekanan darah.

Penulis belum lama ini berkesempatan menyaksikan demonstrasi strategi baru mengatasi hipertensi ini saat menghadiri Transcatheter Cardiovascular Therapeutics 2011 di San Francisco, Amerika Serikat.

Seseorang umumnya dianggap menderita hipertensi jika tekanan darah mencapai 140/90 mmHg ke atas. Diperkirakan saat ini di seluruh dunia ada 1 miliar penderita hipertensi dan pada tahun 2025 jumlah penderita melonjak menjadi 1,5 miliar. Tiga perempat penderita hipertensi akan berada di negara berkembang. Sekitar 7,1 juta kematian terkait dengan hipertensi. Di Indonesia, 1 dari 3 penduduk berusia 18 tahun ke atas mengidap hipertensi.

Sebagian besar penyebab hipertensi tak diketahui. Namun, para ahli telah lama mendeteksi sistem saraf simpatis di ginjal yang terkoneksi dengan otak berperan penting meningkatkan tekanan darah. Sistem saraf ini jika terangsang dapat mengerutkan pembuluh darah, menambah volume darah, memicu debar jantung, dan merangsang pelepasan hormon renin yang turut melejitkan tekanan darah. Pada hipertensi terjadi hiperaktivasi sistem saraf simpatis yang terus-menerus sehingga tekanan darah tetap tinggi.

Dalam mengatasi hipertensi, pada awalnya dokter menganjurkan pola hidup sehat dengan mengatur diet dan berolahraga secara rutin serta, jika diperlukan, diberikan obat penurun tekanan darah. Pada hipertensi tingkat lanjut, kadang dokter meresepkan lebih dari satu jenis obat agar hipertensi terkontrol.

Pada sekitar 20 persen penderita hipertensi, tekanan darah tak kunjung normal walau mendapat tiga atau lebih kombinasi pil. Ini disebut hipertensi resisten. Pada hipertensi jenis ini penambahan jenis obat sering kali bukan membuat tekanan darah turun, melainkan efek samping obat menjadi naik.

Menghadapi hipertensi yang tak mempan obat ini, Henry Krum dari Universitas Monash, Australia, bersama para kolega mencoba melakukan denervasi renal, terapi baru yang belum pernah dilakukan pada manusia. Intinya, menumpulkan saraf simpatis di lapisan dalam pembuluh darah ginjal dengan teknik invasif dengan kateter.

Caranya, kateter berbentuk seperti selang lentur, dengan diameter seukuran sedotan minuman, diarahkan ke muara pembuluh darah ginjal melalui sayatan kecil melewati pembuluh darah paha. Lewat kateter, seutas kawat berujung elektroda yang tersambung dengan generator mentransmisikan energi radiofrekuensi ke dinding dalam pembuluh darah ginjal untuk ”memotong” sinyal saraf simpatis (denervasi). Tindakan non- bedah yang mirip kateterisasi jantung ini hanya perlu waktu kurang dari satu jam untuk menumpulkan persarafan di kedua pembuluh darah ginjal.

Bukti keberhasilan

Sebanyak 45 orang yang menderita hipertensi yang tak mempan obat berpartisipasi dalam studi Krum dan kolega. Hasilnya, denervasi renal berhasil menurunkan tekanan darah secara bermakna tanpa komplikasi serius. Krum dan kolega memublikasikan hasil studi di jurnal kedokteran Lancet.

Penelitian lebih lanjut antara lain dilakukan oleh Murray Esler dan kolega terhadap lebih dari 100 pasien hipertensi resisten. Esler membuktikan keunggulan terapi hipertensi yang disertai denervasi renal dibandingkan dengan obat-obatan saja. Penelitian itu juga dimuat Lancet tahun 2010.

Keberhasilan sejumlah penelitian terkait denervasi renal mendapat sambutan luas di sejumlah negara. Pihak berwenang di Eropa dan Australia telah menyetujui tindakan ini untuk digunakan sebagai upaya terapi hipertensi.

Juli 2011, FDA Amerika Serikat mengizinkan penelitian denervasi renal yang melibatkan sekitar 500 pasien dari 60 pusat medis di Amerika. Apabila studi ini juga memperlihatkan hasil yang baik, kemungkinan besar metode ini segera diterapkan secara luas di Negeri Paman Sam itu.

Para ahli memprediksi metode ini bisa digunakan lebih luas, tidak hanya pada hipertensi yang bandel, tetapi juga pada hipertensi biasa. Akankah terapi ini meniadakan peranan obat-obat dalam penanganan hipertensi? Waktu yang akan menjawab. Yang pasti jangan biarkan tekanan darah Anda tetap tinggi.

A Fauzi Yahya Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Hasan Sadikin/FK Universitas Padjadjaran, Bandung, dan Pengurus Pusat Perhimpunan Hipertensi Indonesia

Sosok Seorang Ayah

Author: hendri suryanto // Category:
SOSOK SEORANG AYAH
Tuk’ smua ayah d dunia n special thank’s buat Papa
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng. Tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau
lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka…. Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :”Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama…. Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia….. :’) Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir… Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut-larut…Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?” Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti… Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa 
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati… Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..Karena Papa tahu…..Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti…
Dan akhirnya….Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia…. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Papa menangis karena papa sangat Bahagia!
Kemudian Papa berdoa….Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….Bahagiakanlah ia bersama suaminya….”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu…
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal apapun.:’)
Tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih sayang seorang Ayah hingga tugasnya selesai….
Jika kamu mengalaminya, Kamu adalah salah satu orang yang beruntung…

Cara Mencari Universitas

Author: hendri suryanto // Category:
 Pilihan akan melanjutkan studi pendidikan tinggi biasanya kerap membuat bingung. Kebingungannya, bisa dalam memilih program studi, mau pun di universitas mana yang terbaik Anda menempuhnya. Tak bisa dielakkan, pilihan program studi dan universitas menjadi dua keputusan penting yang harus ditetapkan dengan matang.

Pilihlah program studi yang menurut Anda sangat menarik dan cocok untuk dipelajari. Program studi yang dipilih juga harus sesuai dengan minat dan bakat Anda. Keputusan ini tidak boleh dianggap enteng karena akan memengaruhi masa depan Anda.

Nah, bagaimana dengan memilih sebuah universitas? Anda perlu memperhatikan secara detail dan spesifik. Hal yang perlu diketahui, apakah universitas tersebut menyajikan konten program studi sesuai dengan yang Anda harapkan? Ini menjadi penting karena ada beberapa universitas yang memiliki nama program studi mirip, tapi dengan muatan yang berbeda.

Perhatikan proses belajarnya. Mengetahui proses belajar penting karena Anda mungkin akan menemukan suatu program yang memberikan lebih banyak tugas kelompok daripada ujian. Dengan mempertimbangkan gaya mengajar, Anda akan yakin jika universitas yang Anda pilih memang yang terbaik untuk Anda. Terutama, jika Anda menyadari dari pengalaman sebelumnya bahwa Anda lebih suka atau lebih baik dengan suatu gaya pengajaran tertentu.

Kedua faktor di atas akan membuat Anda yakin telah tepat memilih universitas, baik dari segi konten, maupun gaya mengajarnya. Menentukan suatu unversitas juga harus mempertimbangkan banyak hal.

Salah satunya, fasilitas pendukung saat Anda kuliah. Anda harus mempertimbangkan hal-hal seperti, apakah Anda siap untuk belajar jauh dari rumah dan juga seberapa jauh jarak yang Anda tempuh menuju universitas? Apakah Anda memerlukan kendaraan khusus? Seberapa besar jumlah mahasiswa di universitas itu? Sampai kepada pilihan Anda untuk memilih universitas yang terletak di kota besar atau di  daerah?

Masing-masing orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Akan tetapi, Anda tetap perlu memerhatikan posisi universitas yang akan Anda pilih. Gali informasi mengenai seberapa baik universitas tersebut, khususnya dalam menjalin kerjasama dengan perusahaan di dunia kerja.

Selain itu, aspek sosial dalam universitas juga perlu diperhatikan. Termasuk unsur-unsur seperti lokasi, biaya hidup, dan fasilitas yang akan mendukung kegiatan Anda selama berada di universitas itu. Sama halnya ketika Anda memilih teman, itu akan sangat membantu khususnya awal masa perkuliahan Anda. Meskipun Anda berada di Uiversitas untuk belajar, para siswa yang paling efektif tahu bagaimana untuk menyeimbangkan kehidupan sosial mereka dengan baik, untuk memastikan bahwa mereka menikmati waktu mereka.

Tidak ada karakteristik khusus yang dapat Anda gunakan untuk mengidentifikasi apakah universitas yang Anda pilih tepat untuk Anda. Hal ini karena setiap orang mencari sesuatu yang berbeda.

Teori Organisasi Umum

Author: hendri suryanto // Category:


1. sebutkan ada berapa macam tipe dan bentuk organisasi ?
2. buatlah struktur dan bagian organisasi ?


Berdasarkan Tipe atau bentuknya:
Dalam perkembangan untuk saat ini pada pokoknya ada 6 bentuk organisasi yang perlu diperhatikan. Bentuk organisasi tersebut adalah:
a. ORGANISASI LINI (LINE ORGANIZATION)
Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga.
Ciri-ciri:
Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan satu garis wewenang
Jumlah karyawan sedikit
Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi
Belum terdapat spesialisasi
Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan
Struktur organisasi sederhana dan stabil
Organisasi tipe garis biasanya organisasi kecil
Disiplin mudah dipelihara (dipertahankan)
Keuntungan-keuntungan penggunaan organisasi tipe garis adalah :
Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik
Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan)
Koordinasi lebih mudah dilaksanakan
Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat
Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan
Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi
Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat
Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan.
Adanya penghematan biaya
Pengawasan berjalan efektif
Kelemahan-kelemahan organisasi garis
Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi
Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang sendiri
Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).
Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri
Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan
Kurang tersedianya saf ahli
Contoh bagan organisasi lini :
http://amamizu.files.wordpress.com/2010/10/untitled1.jpg?w=400&h=250

b. ORGANISASI LINI DAN STAF (LINE AND STAFF ORG)

Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:
Ciri-ciri:
 Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung§
 Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff§
 Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff§
 Jumlah karyawan banyak§
 Organisasi besar, bersifat komplek§
 Adanya spesialisasi§
Keuntungan penggunaan bentuk organisasi garis dan staf:
Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan.
Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana
Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.
Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.
Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas.
Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisasinya
Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya.
Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli
Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi garis dan staf:
Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat
Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal
Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting
Pimpinan lini mengabaikan advis staf
Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang
Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar
Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini
Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.
Contoh bagan :
http://amamizu.files.wordpress.com/2010/10/untitled2.jpg?w=412&h=240

c. ORGANISASI FUNGSIONAL (FUNCTIONAL ORG)

Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.
Ciri-ciri:
 Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan©
 Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan©
 Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis©
 Target-target jelas dan pasti©
 Pengawasan ketat©
 Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi©
Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasdi fungsional :
Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal
Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing
Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan
Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib
Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.
Pembidangan tugas menjadi jelas
Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional:
Pekerjaan seringkali sangat membosankan
Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja
Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan
Contoh Bagan Organisasi Bentuk Fungsional
http://amamizu.files.wordpress.com/2010/10/untitled3.jpg?w=412&h=240

d. ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL ORG)

Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.
Ciri-ciri:
 Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.ª
 Terdapat spesialisasi yang maksimalª
 Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerjaª
Kebaikan organisasi Lini dan fungsional :
Solodaritas tinggi
Disiplin tinggi
Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimal
Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan
Sedangkan keburukannya adalah :
Kurang fleksibel dan tour of duty
Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
Spesiaisasi memberikan kejenuhan
Contoh bagan organisasi Lini dan Fungsional
http://amamizu.files.wordpress.com/2010/10/untitled4.jpg?w=600&h=368

e. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND STAFF ORG)

Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.
Ciri-ciri:
 Organisasi besar dan kadang sangat ruwet©
 Jumlah karyawan banyak.©
 Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:©
 Karyawan dengan tugas pokok (line personal)˜
 Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)˜
 Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)˜
f. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.
Organisasi komite terdiri dari :
Executive Committee ( Pimpinan Komite)
yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini
Staff Committee
yaitu orang – orang yang hanya mempunyai wewenang staf
Ciri-ciri:
 Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektifŽ
 Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.Ž
 Asas musyawarah sangat ditonjolkanŽ
 Organisasinya besarŽ & Struktur tidak sederhana
 Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.Ž
Kebaikan Organisasi komite
Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan
Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil
Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin
Sedangkan keburukannya
Proses decision making sangat lambat
Biaya operasional rutin sangat tinggi
Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab

OTOBIOGRAFI

Author: hendri suryanto // Category:
OTOBIOGRAFI

Dimulai pada tanggal 16 july 1992, tepatnya saya lahir di kota Bekasi, saya terlahir secara sehat. Saya 3 bersaudara, kebetulan saya anak ke tiga dr tiga bersaudara. Dan saya sangat beruntung mempunyai keluarga yang lengkap dan bahagia, terutama Ibu. Saat saya masih kecil, Ibu selalu member asupan makan ataupun gizi dll. Langsung saja ketika saya beranjak umur 4 tahun. Saya bertumbuh besar dengan sehat. Ketika saya berumur 4 tahun, saya di masukan ke TK (taman kanak-kanak) dekat dengan rumah saya di daerah Bekasi. Saat saya TK, saya selalu di temani oleh Ibu tapi kadang-kadang kalau ayah sedang libur, ayah juga suka menemani saya ke TK. Di TK saya murid yang bisa dibilang anak yang berprestasi. Jika ada lomba menggambar, lomba lari yang di adakan oleh pihak sekolah saya pun berhasil menjadi juara pertama. Dan saya pun sering mendapatkan Piala dari perlombaan semacam itu. Ayah dan Ibu ku merasa bangga melihat prestasi saya. Saya sangat senang Ayah dan Ibu tersenyum melihat prestasi yang saya peroleh. Walaupun waktu kecil saya sering berkelahi dengan teman-teman saya karena memperebutkan sebuah mainan (maklum masih anak kecil). Saya sekolah di taman kanak-kanak (TK) sampai 2 tahun, karena umur 5 tahun belom bisa melanjutkan ke jenjang ebih tinggi yaitu sekolah dasar. Ketika saya berumur 5 tahun, saya berubah menjadi anak yang nakal dan sedikit prestasi karena kenakalan tersebut. Ketika itu saya sering di marahi karena kenakalan saya yang minim prestasi. Saya tidak mau banyak bercerita di waktu taman kanak-kanak. Berlanjut ketika saya beranjak umur 6 tahun. Saya masuk di Sekolah Dasar Negeri 1 bekasi, yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan  sekolah TK saya. Ketika masih kelas 1 di sekolah tersebut, saya sangat nyaman dengan sekoah tersebut karena banyak sekali tukang dagangan yang jual mainan favorit saya yaitu power rangers, setiap minggu sekali ayah selalu membelikanya untuk ku agar lebih giat belajarnya di sekolah tersebut. Saya akui waktu semenjak kelas 1 SD, saya tidak berprestasi sama sekali dibidang pelajaran apapun, apalagi yang berhubungan dengan Angka-angka yaitu pelajaran Matematika. Semenjak kelas 1 SD saya tergolong anak yang pemalas, setiap kali orang tua saya menyuruh belajar saya asik dengan mainan yang saya punya, awalnya orang tua saya tidak begitu mempedulikanya, tapi semenjak menjadi keterbiasaan saya, orang tua saya memarahi saya yang jarang belajar malah mengutamakan bermain. Oleh sebab itu orang tua saya menyita semua mainan yang saya punya. Dan dari situ sifat malas saya berubah sedikit demi sedikit, semasa saya kelas 1 SD saya jarang sekali bermain dengan teman-teman sekolah. Ketika di rumah saya juga jarang sekali keluar rumah, dan jarang sekali bermain dengan teman rumah. Dan tradisi di keluarga kami adalah setiap minggu sekali ayah mengajak ajak jalan-jalan seperti ke ragunan, dunia fantasi (dufan), kebun binatang, ancol, puncak, dll. Tempat favorit saya bersama keluarga yaitu di pegunungan atau puncak. Saya senang sekali dengan tempat-tempat yang memiliki pemandangan indah seperti puncak. Lanjut ketika saya naik kelas ke kelas 2 SD, dan umur saya juga bertambah menjadi 7 tahun. Saat itu saya mencoba bergabung dengan teman sekolah, ketika akrab saya dan teman-teman sekolah sering sekali bermain, dan permainan yang saya suka ketika itu adalah bermain kelereng bersama teman-teman. Saya banyak bermain dan tidak lupa belajar pelajaran yang di sekolah, saat kelas 2 SD saya mendapat ranking 8 besar. Ketika itu orangtua saya tersenyum ketika mengambil rapot di sekolah, saya senang sekali membuat orang tua saya tersenyum melihat peringkat saya di sekolah, walaupun bukan peringkat 3 besar ataupun peringkat 1. Tentu saja ketika itu saya mendapatkan hadiah dari mereka yaitu orangtua. Hadiah yang saya terima dari mereka adalah sebuah sepedah, walaupun di umur 7 tahun saya belom bisa naik sepedah roda dua, saya sangat senang menerima hadiah tersebut. Ketika saya mencoba sepedah roda dua, ga jarang saya sering jatuh karena belum terbiasa, dan sering sekali kaki dan tangan saya penuh dengan luka. Ketika lancar saya kemana-mana naik sepedah termasuk pergi kesekolah dengan bersepedahan, dan tak lagi diantar dengan kedua orang tua. Saya berangkat sendiri. Dan saat itu sehabis pulang dari sekolah saya sering sekali bermain ke rumah teman-teman sekolah saya.  walaupun rumah teman-teman saya sangat jauh dari rumah saya. dan tak lupa saya bermain dengan teman-temanku daerah rumah saya. pada tanggal 17 agustus di daerah rumah saya mengadakan perlombaan diantaranya perlombaan balap lari sambil memindahkan batu, perlombaan balap karung, perlombaan makan kerupuk, perlombaan bakiak, dan masih banyak perlombaan yang di perlombakan waktu 17 agustus itu. Waktu itu saya mendaftarkan di perlombaan balap lari sambil memindahkan batu, perlombaan makan kerupuk, dan perlombaan bakiak. Pada saat perlombaan balap lari sambil memindahkan batu tersebut saya dengan yakin mengalahkan pesaing pesaing saya. dan saya memenangkan perlombaan balap lari tersebut dengan menjadi juara 1, dan di lanjutkan dengan perlombaan makan kerupuk, dan disinilah saya bertemu lawan yang berat, karena salah satu lawan saya adalah teman saya yang doyan makan, dan benar saja saya kalah dari teman saya itu. Saya meraih juara ke 2 di perlombaan ini. Dan di perlombaan terakhir yaitu lomba bakiak yang saya ikuti, saya tidak juara karena kekompakan dari team saya masih belum padu satu sama yang lainya. Berlanjut ke sekolah, sekolah pun juga mengadakan perlombaan pada tanggal yang sama, tetapi saya tidak ikut di karenakan saya lebih memilih perlombaan yang berada di daerah rumah saya. itulah masa-masa indah dimasa kelas 2 SD. Berlanjut ketika saya berumur 8 tahun, ketika itu saya kelas 3 SD. Tak jauh beda dengan kelas 2 SD prestasi saya di kelas yang baru ini naik 1 pringkat yaitu peringkat 7 di kelas. Di umur saya yang 8 tahun ini saya sempat pernah di rawt di rumah sakit di karenakan saya terkena penyakit types. Ketika itu saya di rawat di RS Jakarta pusat. Kata orang tua saya di karenakan saya terlalu banyak bermain yang membuat saya kecapean. Dan setelah saya sembuh aktifitas saya sangat di pantau oleh kedua orang tua saya. tidak boleh banyak bermain. Saat itu orang tua saya sangat perhatian pada saya, saya sangat nyaman dengan perhatian mereka. Berlanjut ketika saya berumur 9 tahun, saya pun naik kelas ke kelas 4 SD. Saya ingat betul ketika itu saya tertarik dengan olah raga sepak bola, dan saya ingin masuk ke SSB (sekolah sepak bola). Saya tertarik olah raga sepak bola karena pada kelas 4 SD, saya dah salah satu teman saya yang di kelas terpilih sebagai perwakilan dari sekolah. Saya tidak tahu kenapa saya yang terpilih, mungkin karena saya mempunyai fisik yang tergolong tinggi besar, ketika itu saya di tempatkan di posisi keeper (penjaga gawang). Ini adalah kejuaraan sepak bola pertama yang saya ikuti. Walaupun sekolah saya tidak melaju ke babak selanjutnya di karenakan sekolah saya kalah 2 – 0. Saya tetap bangga di karenakan saya terpilih sebagai perwakilan dari sekolah begitupun dengan teman sekelas saya. dan selang beberapa bulan saya meminta kepada ayah saya untuk memasukan saya ke SSB (sekolah sepak bola) di daerah rumah saya. tetapi ayah saya tidak menyetujuinya, dia bilang belum saatnya untuk masuk ke Sekolah sepak bola. Saya terima keputusan ayah saya dengan tegar, karena saya tahu pasti keputusan ayah saya ada benarnya. Ketia saya berumur 10 tahun, tepatnya kelas 5 SD. Prestasi belajar saya menurun, dan saya pun tidak mendapat kan ranking 10 besar, saya tidak tahu peringkat saya karena tidak tercantum di rapot, begitu kelas 6 SD ketika saya berumur 11 tahun, prestasi belajar saya sangat menurun, di sinilah saya sudah mulai malas-malasan untuk belajar, kedua orang tua saya perhatianya berkurang pada saya, di karenakan mereka pada sibuk-sibunya kerja. Berlanjut ketika saya lulus SD, saya pun tak kuasa nangis di karenakan berpisah dengan teman-teman saya, saya memilih berlanjut pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di bekasi, di karenakan karena prestasi belajar saya yang menurun dan sewaktu tes di Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri saya tidak belajar sama sekali. Dan akhirnya saya masuk ke SMP swasta di bekasi. Dan teman-teman SD saya ada yang berlanjut ke pesantren, ada yang dapat negeri, dsb. Di SMP yang saya sekolah, terkenal dengan anak-anak yang nakal, yang suka berantem atau tawuran. Saya sempat takut sekolah di SMP ini, karena mendengar isu yang seperti itu di luar sana. Tetapi setelah cukup lama beradaptasi di sekolah tersebut, memang sih ada yang suka berantem, tapi ga semuanya yg suka berantem. Anak-anak yang suka berantem juga saya berteman denganya, anak-anaknya cukup asik untuk di ajak bermain, tetapi saya tidak ikut yang berkelahi di sekolah, saya cuman sebatas berteman dengan mereka. Saya cukup nyaman berteman dengan mereka di karenakan mereka sama teman sendiri cukup solid. Waktu itu saya kelas 1 SMP pernah di palak oleh siswa sekolah lain, ketika besoknya saya cerita kepada teman saya yang suka berkelahi tersebut. Ternyata dia sangat peduli dengan saya. dia mencari orang yang telah memalaki saya. itu salah satu kenyamanan yang saya terima saat berteman dengan mereka. pada kelas 2 SMP  tidak jauh berbeda dengan kela 1 SMP, saya tidak mendapatkan ranking, di kelas 2 SMP saya sudah mempunyai banyak teman di sekolah. Hampir semuanya saya kenal dengan mereka. pada saat itu saya lebih senang bermain dengan mereka ketimbang belajar. Sehabis pulang nongkrong dulu lah sebelum pulang ke rumah. Dan terus begitu sampai saya kelas 3 SMP. Waktu itu pelajaran favorit saya adalah bahasa inggris dan komputer. Semu tugas bahasa inggris dan computer dapat saya kerjakan, begitu juga dengan ulanganya. Ketika UAN (ujian nasional) saya di andalkan teman-teman saya di pelajaran bahasa inggris. Ketika itu memang saya lulus UAN dengan nilai yang membanggakan. Tetapi saya sangat sedih ketika banyak teman-teman saya yang tidak lulus di UAN tersebut. Dari 300 siswa yang tidak lulus mencapai 158 orang. Saya pun member semangat kepada teman-teman saya yang tidak lulus ujian nasional tersebut. Mereka yang tidak lulus mengikuti ujian paket. Akhirnya mereka dapat melewakan ujian tersebut. Saya pun berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu ke Sekolah Menengah Atas (SMA). Saya juga tidak mendapatkan sekolah menengah atas negeri. Saya sekolah di menengah atas swasta. Saya pertama masuk ke SMA. Sangat tidak percaya diri, karena sekolah saya yang sekarang adalah sekolah Islam, ketidak percaya diri saya timbul karena nilai agama saya yang pas-pasan. Benar saja waktu kelas 1 SMA saya sudah harus menghafal kan surat Al-baqarah. Tapi lama kelamaan saya terbiasa oleh hafalan yang sering di berikan oleh guru agama di sekolah saya tersebut. Setelah naik ke kelas 2 SMA saya masuk ke jurusan IPS, di situ saya sangat nyaman karena tidak ketemu lagi dengan pelajaran seperti matematika, fisika, biologi, maupun kimia. Kelas 2 SMA saya lebih sering terjun ke masyarakat sekitar sekolah, ini adalah bagian dari pelajaran sosiologi. Di kelas 3 SMA saya pun menjadi senior, yang sering mengerjai anak kelas 1 & 2. Di kelas 3 saya pernah mendapatkan tugas yang amad sulit bagi saya yaitu tugas untuk menulis karya tulis ilmiah yang biasa disebuk KIY, yang membuat saya frustasi padda tugas tersebut adalah mencari sebuah judulnya, setiap kali mengajukan judul saya, selalu tidak di acc oleh guru yang bersangkutan. Alesan menolaknya ada sajalah. Dan akhirnya judul saya di acc oleh guru saya, saya mendapatkan judul KIY saya, didapat dari skripsi abang saya, kebetulan abang saya lulusan psikolog di universitas swasta di Jakarta. Kebetulan judul skripsinya masuk di pelajaran saya ini. Setelah lulus di SMA saya di janjikan kerjaan oleh Kaka ipar saya, kaka ipar saya bilang ke saya “jika kamu dapat ijasah IT kamu akan kaka masukan di kantor kaka”. Saya pun langsung tertarik pada tawarannya. Saya memang sengaja tidak mengambil PTN seperti teman-teman SMA saya yang lainya. Menurut saya semua fakultas sama aja, asal kita bagaimana memperankannya. Ketika itu saya memilih Perguruan Tinggi Swasta di Bekasi yaitu Universitas Gunadarma, saya tes regular di sana, ketika memilih jurusan saya memilih jurusan Sistem Informasi dengan Manajemen Informatika. Selang berapa minggu pengumuman keluar dan saya pun dapat di kedua jurusan tersebut, saya langsung saya mengambil jurusan yang S1 Sistem Informasi. Ketika itu saya mengikuti OSPEK, yang membosankan. Setelah itu saya mendapatkan kelas 1 KA 29, disitu kekeluargaan terasa di dalamnya. Saya merasa mempunyai keluarga ke 2 setelah di rumah. Saya sangat senang mempunyai teman-teman di kelas 1 KA 29. Di kelas tersebut saya sampai 2  semester, semester 3 saya di pecah dan masuk di kelas 2 KA 28, di mana teman-temanya masih asing bagi saya. teman yang dari 1 KA 29 pun cman ada 1 yang masuk di kelas tersebut. Semoga kelas 2 KA 28 dapat menjadi kelas unggulan sampe mendapat sarjana.

Jelaskan sejarah timbulnya organisasi, berikan sebuah contoh organisasi & sejarahnya

Author: hendri suryanto // Category:


  • Sejarah Timbulnya Organisasi


Organisasi mungkin telah ada sejak ratusan tahun yang lalu, karena ruang lingkup organisasi yang sangat luas, secara tidak sadar semua manusia sejak lahir sudah ikut dalam organisasi, suatu organisasi dapat menjadi fokus sentral kehidupan seseorang atau ia mungkin hanya merupakan pelayannya untuk sementara waktu. Sebuah organisasi mungkin dapat besifat kaku, “dingin”, tanpa kepribadian, atau kadang-kadang dapat menghasilkan hubungan-hubungan luwes dan bermakna bagi para anggotanya.
Untuk sejarah sendiri belum di ketahui secara pasti kapan terbentuknya organisasi, sutau organisasi biasanya dianggap baru dimulai sebagai disiplin akademik bersamaan dengan munculnya manajemen ilmiah pada tahun 1890-an, dengan Taylorisme yang mewakili puncak dari gerakan ini. Para tokoh manajemen ilmiah berpendapat bahwa rasionalisasi terhadap organisasi dengan rangkaian instruksi dan studi tentang gerak-waktu akan menyebabkan peningkatan produktivitas. Studi tentang berbagai sistem kompensasi pun dilakukan.
Setelah Perang Dunia I, fokus dari studi organisasi bergeser kepada analisis tentang bagaimana faktor-faktor manusia dan psikologi mempengaruhi organisasi. Ini adalah transformasi yang didorong oleh penemuan tentang Dampak Hawthorne. Gerakan hubungan antar manusia ini lebih terpusat pada tim, motivasi, dan aktualisasi tujuan-tujuan individu di dalam organisasi.
Perang Dunia II menghasilkan pergeseran lebih lanjut dari bidang ini, ketika penemuan logistik besar-besaran dan penelitian operasi menyebabkan munculnya minat yang baru terhadap sistem dan pendekatan rasionalistik terhadap studi organisasi.
Pada tahun 1960-an dan 1970-an, bidang ini sangat dipengaruhi oleh psikologi sosial dan tekanan dalam studi akademiknya dipusatkan pada penelitian kuantitatif.
Sejak tahun 1980-an, penjelasan-penjelasan budaya tentang organisasi dan perubahan menjadi bagian yang penting dari studi ini. Metode-metode kualitatif dalam studi ini menjadi makin diterima, dengan memanfaatkan pendekatan-pendekatan dari antropologi, psikologi dan sosiologi.

  • Contoh Organisasi
Organisasi Siswa Intra Sekolah adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.

Organisasi Dapat Diartikan Sebagai Wadah dan Proses

Author: hendri suryanto // Category:




 Organisasi Sebagai Wadah

  • Organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
  • Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu;
  •  1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan
  • 2.  Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang orang yang bekerja sama, baik formal maupun informal
    • Dapat di simpulkan bahwa Organisasi Dapat diartikan Sebagai Wadah adalah Tempat adanya pandangan, tijauan, ajaran, pendapat tentang bagaimana tentang cara memecahkan masalah agar lebih berhasil dalam mencapai tujuan.


    Organisasi Sebagai Proses


    • Proses dalam kamus bahasa Indonesia berarti rangkaian suatu tindakan. Sedangkan proses dalam buku organisasi karangan Gibso Invancevich Donnelly adalah berkenaan dengan aktifitas yang memberi kehidupan pada skema organisasi tersebut
    • Dapat di simpulkan bahwa Organisasi Dapat diartikan Sebagai Proses adalah merupakan jiwa bagi struktur organisasi. Jika proses tersebut tidak berjalan dan berfungsi dengan baik, maka masalah yang tidak pernah diharapkan akan timbul dalam sebuah organisasi.